bitcoin
Home » » Hanya Karena Berjoget Di Tengah Hujan, 2 Gadis Pakistan Ini Dibunuh

Hanya Karena Berjoget Di Tengah Hujan, 2 Gadis Pakistan Ini Dibunuh

Written By MDC on Senin, 01 Juli 2013 | 4:35:00 PM

Hanya Karena Berjoget Di Tengah Hujan, 2 Gadis Pakistan Ini Dibunuh

Hanya Karena Berjoget Di Tengah Hujan, 2 Gadis Pakistan Ini Dibunuh - Dua gadis remaja putri Pakistan bersama ibu mereka dibunuh lantaran ketahuan menari-nari di bawah guyuran hujan. Kegiatan senang-senang ini ketahuan lantaran rekaman video dibuat lewat telepon seluler beredar luas. Rekaman ini diambil di luar bungalo mereka di Chilas, kota terpencil di Giglit, wilayah utara Pakistan. Tindakan dua kakak adik ini, Nur Basra, 15 tahun, dan Nur Sheza, 16 tahun, dianggap memalukan. Namun, ketika rekaman itu beredar melalui ponsel, hal ini menyebabkan kemarahan di kota Pakistan yang konservatif. Minggu lalu gadis-gadis itu ditembak bersama ibu mereka di rumah mereka oleh lima orang bersenjata.

Polisi sedang menyelidiki apakah serangan itu diatur oleh saudara tiri gadis-gadis tersebut yaitu Khutore, yang diduga ingin mengembalikan kehormatan keluarga dengan cara membunuh mereka, demikian menurut The Sunday Times (30/6). Saat ini Khutore dan empat pelaku lainnya telah buron dan dalam pengejaran polisi Pakistan. Tahun lalu empat wanita yang diyakini telah dibunuh oleh tetua suku karena menari dan bernyanyi dengan laki-laki di sebuah pesta pernikahan di desa utara-barat terpencil Kohistan di Pakistan.

Sahabat MDC sebuah dewan suku ulama - dikenal sebagai Jirga - dilaporkan mengutuk mati para wanita itu karena 'percabulan' dan menodai nama keluarga mereka. Tindakan mereka dikatakan telah membawa malu pada masyarakat. Komisi Hak Asasi Manusia Pakistan mengatakan sedikitnya 943 perempuan dan anak perempuan dibunuh pada tahun 2011 karena diduga mencemarkan nama kehormatan keluarga mereka. Menurut kelompok hak-hak perempuan, Yayasan Aurat, tentang pembunuhan 1.000 'kehormatan' berlangsung di Pakistan setiap tahun. Statistik menyoroti skala kekerasan yang dialami oleh banyak perempuan di konservatif Muslim Pakistan, di mana mereka sering diperlakukan sebagai warga negara kelas dua. Kejadian ini menjadi catatan buruk di Pakistan dimana budaya muslim konservatif justru membiarkan aksi pembunuhan semacam ini. Padahal dalam ajaran Islam sendiri pembunuhan adalah sebuah dosa besar.
Lihat juga : Pasangan Lesbian Muslim Pakistan Nekat Menikah di Inggris
Source

Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.
 
© 2012 - 2014 Domisil
Domisil Moonow - SULUT - Indonesia
Powered by Blogger
Template by Creating Website