
MyDomisil.Com - Apa maksudnya pin suspend dan pin cloning dan apakah anda perlu khawatir? Belakangan ini, ada banyak isu mengenai harus hati hati beli Blackberry di Indonesia karena masalah dengan kasus atau fenomena “curi” PIN Blackberry yang disebutkan Pin Cloning dan juga cerita bahwa Blackberry PIN akan kena pin suspend dimana Blackberry di blokir dan tidak bisa digunakan sama sekali untuk Blackberry Messenger BBM, browsing dan push email dan hanya bisa digunakan sebagai HP normal yaitu untuk call dan SMS
Apa itu PIN CLONING?
Dimana ada toko yang punya software untuk mencreate / generate pin blackberry untuk mengunakan dengan BB
mereka.
Kenapa Ada PIN Cloning:
Di pasar Indonesia (dan dimana mana), ada yang membeli dan import Blackberry yang sudah tersuspend dari luar negeri
untuk dijual di Indonesia. Karena PIN sudah tersuspend
dan tidak bisa digunakan lagi
untuk layanan Blackberry sebiasanya, maka mereka akan “curi” PIN dan laukan PIN
Cloning ke Blackberry rusak itu.
Cara Curi PIN & Cloning:
Untuk cloning PIN, yang diperlukan adalah nomor PIN dan IMEI Blackberry yang
belum terdaftar di Operator dan
dengan software tersebut, teknisi bisa cloning PIN ke Blackberry nya. Mereka akan kunjungi toko-toko untuk
mencatat nomor PIN dan IMEI Blackberry untuk di cloning ke Blackberry mereka yang
tersuspend untuk dijual
kembali.
Jadi Kalau tanpa sengaja saya beli Blackberry baru yang sudah di cloning bagaimana? Kembalikan ke toko yang garansi Blackberry anda dan minta ditukar dengan yang baru. Biasanya toko terkemuka yang jual Blackberry garansi distributor akan menggantikanya. Operator juga akan menggantikannya dengan yang baru jika Blackberry anda di garansi Operator.
Bagaiman Saya bisa tau bahwa Blackberry saya di cloning PIN? Ciri Ciri Blackberry Yang di Cloning, Ini dia ciri ciri Blackberry yang
telah di cloning dan aktif bersamaan,
1. Karena terjadinya double PIN, layanan akan bentrok.
2. Bisa gunakan Blackberry Messenger tetapi kadang kadang tidak bisa send and receive
3. Email Push juga bermasalah jadi kadang tidak bisa masuk
4. Browser tidak bisa digunakan
PIN Create / Generate Beda dengan PIN Cloning
Ada juga ahli Blackberry yang suka iseng untuk membuat
nomor PIN cantik dan merobah
pin BB mereka dengan software yang sama dan create atau generate PIN nomor cantik. Setelah generate PIN, mereka dapat menggunakannya BBM seperti biasa. Tetapi, cara mainan ini tidak akan tahan lama karena RIM secara routine
mengecek server nya dan akan menghapus PIN yang bukan resmi dari mereka dan BBM tidak dapat digunakan lagi. Nah, celakanya kalau orang yang generate PIN ini tanpa sadar create PIN yang persis sama dengan yang punya anda!
BBM antara dua BB yang punya pin yang sama tentunya akan bentrok dan salah satunya tidak dapat digunakan dengan lancar. Biasanya PIN cloner akan sadar dan akan gantikan PIN nya karena mereka tidak punya etiked buruk untuk cloning PIN.
PIN SUSPEND
RIM akan suspend Blackberry PIN yang telah dilaporkan hilang oleh pemiliknya melalui operator. Jadi kalau anda membeli Blackberry yang di cloning berarti Blackberry tersebut sudah pernah diSuspend dan pin cloning tersebut tidak akan tahan lama dan beresiko di suspend kembali.
Blackberry yang dilapor hilang dengan nomor pin dan IMEI akan dicap HILANG ke server RIM yang berlaku ke seluruh dunia maka PIN itu di suspend dan tidak bisa digunakan untuk layanan Blackberry di seluruh dunia.
Cara Menghidari PIN Cloning dan PIN Suspend
1. Beli Blackberry anda dari dealer resmi atau toko/teman yang anda bisa percaya. Usahakan beli yang bergaransi
operator atau distributor
2. Kalau anda harus beli yang second/bekas, pastikan anda beli dari toko atau teman yang anda bisa percaya dan usahakan minta mereka garansi bahwa Blackberry yang dibeli bebas dari PIN cloning.
3. Pastikan nomor PIN dan IMEI di blackberry anda sama dengan yang tercetak di kotak. Caranya, di blackberry handheld, ke options -> status
4. Daftarkan PIN dan IMEI anda
dengan Operator lewat Email Settings,
Semoga informasi ini dapat menjawab pertanyaan anda mengenai PIN cloning dan PIN suspend
Source

Beranda


0 komentar:
Posting Komentar