
MyDomisil.Com - Mandul atau infertilitas merupakan istilah yang diartikan sebagai kegagalan atau ketidak mampuan pasangan atau salah satu di antara pasangan untuk memiliki keturunan. Wanita hamil namun selalu mengalami keguguran bisa juga disebut mandul. Kemandulan tentunya merupakan hal yang tidak diinginkan oleh setiap pasangan.
Bagaimanapun juga, setiap pasangan yang sudah menikah tentunya ingin memiliki keturunan. Jika ada salah satu di antara pasangan yang mandul, maka hubungan terkadang menjadi tak harmonis lagi. Kemandulan yang dialami seorang wanita disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya yaitu gangguan ovulasi. Bila ovulasi tidak terjadi, maka tidak akan ada sel telur yang bisa dibuahi.
Untuk mengetahui kemandulan seorang wanita, biasanya dokter akan melakukan cara berikut ini:
1. Tes untuk mengetahui apakah
terjadi ovulasi tiap bulan
Anda disarankan untuk mencatat
terjadinya ovulasi di rumah dengan
cara
mengukur suhu tubuh di pagi
hari selama beberapa bulan. Selain itu, Anda juga harus mencatat dan
menggambar lendiran servik dalam
beberapa bulan serta mencatat
gambaran siklus menstruasi yang
terjadi. Cara ini bisa melihat apakah
ada masalah pada ovulasi Anda atau
tidak.
2. Tes darah dan USG ovarium
Tujuan melakukan tes darah dan USG
ovarium yaitu untuk mengetahui
terjadinya ovulasi pada seorang
wanita. Jika ternyata hasil ovulasi
berlangsung normal, maka diperlukan
tes lanjutan.
3. Tes histerosalpingografi (HSG)
Dokter akan menggunakan rontgen
untuk melihat bentuk fisik dari saluran
tuba dan rahim Anda. Tes dimulai
dengan memasukkan cairan khusus ke rahim melalui vagina. Cairan ini harus
terlihat pada foto rontgen. Sang dokter
akan melihat apakah cairan ini bergerak normal dari dalam rahim
menuju saluran tuba. Jika ada
sumbatan, maka pergerakan cairan
akan terhenti pada sumbatan
tersebut. Sumbatan ini yang akan
menghalangi pergerakan sel telur di dalam saluran tuba menuju rahim.
Selain itu, sumbatan juga menghalangi
sperma yang akan membuahi sel telur.
4. Laparoskopi
Dokter akan menggunakan alat yang
disebut laraskop untuk melihat
keadaan bagian dalam rongga perut.
Sang dokter aka membuat irisan kecil
pada kulit perut bagian bawah, lalu
memasukkan alat tersebut. Dengan
menggunakan laraskop, dokter akan
bisa melihat kondisi ovarium, saluran
tuba, dan rahim Anda.
Adapun beberapa hal yang bisa
meningkatan risiko kemandulan pada wanita, yaitu:
- Umur
- Stres
- Kurang gizi
- Terlalu gemuk dan terlalu kurus
- Merokok
- Alkohol
- Penyakit menular seksual
- Nyeri haid yang di luar kebiasaan
- Penyakit radang panggul
- Keguguran lebih dari sekali
Haid yang tidak teratur atau tidak muncul sama sekali juga patut Anda waspadai. Bila hal tersebut selalu terjadi pada diri Anda, segeralah
konsultasikan kepada dokter
kandungan. Lihat juga : Bisakah Perempuan Mendapatkan Mimpi Basah ??
Source

Beranda


0 komentar:
Posting Komentar