
MyDomisil.Com - Depresi bisa disebabkan oleh berbagai faktor, seperti trauma dan stres. Namun, bukan hanya masalah berat saja yang memicu orang menjadi depresi. Salah satunya karena aktivitas sehari-hari. Seperti yang dikutip dari HealthMeUp, berikut ini tujuh kebiasaan yang bisa memicu terjadinya depresi.
1. Merokok
Depresi sering dikaitkan dengan tingkat
kecanduan merokok. Sering kali, orang
yang ingin berhenti merokok
mengalami perubahan suasana hati
dan cemas.
2. Kurang Tidur
Kita sering merasa kesal dan cepat
marah jika kurang tidur. Jika masalah
kurang tidur ini terjadi terus-menerus,
lama-lama efeknya bisa membuat
seseorang depresi.
3. Kurang Konsumsi Ikan
Stres dan depresi bisa mudah terjadi
karena kurangnya kandungan omega 3
dalam tubuh. Asam lemak omega 3
pada ikan terbukti dapat memerangi
gejala depresi. Seseorang dengan
asupan ikan yang teratur dapat
menangani masalah emosional lebih
efektif.
4. Facebook
Penelitian yang dilakukan oleh Stony
Brook University, New York,
mengatakan bahwa kebiasaan
mengakses situs jejaring sosial dapat
menyebabkan depresi. Dari hasilnya
ditemukan bahwa anak-anak yang
suka menceritakan kehidupan dan
pikiran mereka melalui Facebook,
memiliki tingkat depresi yang lebih
tinggi.
5. Tidur dengan Lampu Menyala
Sebuah penelitian di Amerika
membuktikan bahwa paparan cahaya
yang terlalu banyak di malam hari bisa
membuat seseorang merasa depresi.
Menurut Laura Fonken dari Ohio State
University, cahaya lampu itu bisa
membuat sel-sel tidak bisa beristirahat
dengan baik.
6. Mengonsumsi Makanan Manis
Saat stres, biasanya kita lebih memilih
untuk memakan makanan serba manis
karena dapat memberikan rasa
nyaman. Namun menurut Helen Bond
dari British Dietic Association,
meningkatnya kadar dopamin dapat
bantu meningkatkan mood, namun jika
dosisnya salah, malah akan membuat
Anda stres.
7. Terpapar Cuaca Panas
Ribuan orang menganggap cuaca yang
terlalu panas membuat mereka
terserang depresi. Hal itu dianggap
terkait sensitivitas terhadap panas dan
ketidakseimbangan hormon. Pada saat
cuaca panas, tubuh lebih sedikit
memproduksi hormon tiroid, inilah yang
menyebabkan energi tubuh berkurang.
Source

Beranda


0 komentar:
Posting Komentar