
Ketika sebuah "friend request" diabaikan oleh seseorang, pengguna bisa merasakan suatu penolakan yang sangat nyata. Seorang suami di Taiwan terbakar api cemburu saat menemukan pesan menggoda dari pria lain di akun Facebook istrinya. Suami yang kalap tersebut kemudian memukuli pria penulis pesan itu dengan tongkat bisbol hingga tewas.
Sang suami, Chou You-huang, yakin orang itu tidak hanya menggoda istrinya tapi berharap untuk melakukan hubungan lebih lanjut. Sesungguhnya, istri Chou sendiri yang mulai gara-gara. Ia menulis status begini di Facebook, "Saya menginginkan McDonalds! Pria baik hati siapakah yang akan membawa saya ke sana?"
Chuang Shih-chang (40 tahun), kemudian menanggapi status itu dengan menulis, "Saya akan tiba di rumahmu,' lapor China Post seperti dikutip Mail Online, Senin (9/4/2012). Chou (34 tahun), dari Taiwan selatan, merasa ngeri ketika ia membaca pesan itu. Ia lalu memutuskan untuk menangani masalah itu sendiri. Dia mengontak Chuang dan berjanji bertemu dia di luar sebuah restoran.
Ketika teman di Facebook itu tiba, Chuang terkejut menemukan bahwa dirinya dihadapkan tidak hanya dengan sang suami perempuan itu, tetapi juga dengan dua temannya - semua mereka memegang tongkat bisbol.
Mereka memukulinya dengan ganas sebelum kemudian pergi dan meninggalkan Chuang tergeletak di trotoar. Mereka ternyata menelepon layanan darurat dan mengatakan bahwa mereka baru saja melihat seorang pria terbaring di tanah.
Chou mengatakan kepada polisi kemudian bahwa dia dan teman-temannya tidak percaya korban menderita luka yang mengancam jiwa. Namun pada kenyatannya, korban memang menderita luka parah. Chuang ditemukan tewas.
Polisi pun menangkap suami pencemburu itu dan teman-temannya. Mereka akan didakwa atas tuduhan pembunuhan.
Lihat juga : Berawal Adu Mulut di Facebook, Mahasiswi S2 Terancam di Bui 2 Tahun

Beranda


0 komentar:
Posting Komentar